Welcome :)
Assalamualaikum...
sarahzalya :)
Rabu, 05 Januari 2011
Selasa, 04 Januari 2011
Hy!
Jumat, 31 Desember 2010
Welcome backk
Sabtu, 13 November 2010
IT
1. Pendidikan
a. e-learning: metode belajar dengan menggunakan alat alat TIK seperti komputer, mikrofon, proyektor, LCD, dll.
b. e-ducation: metode belajar dengan cara online/ melalui internet, medianya seperti, perpustakaan online, dll.
2. Pemerintahan:
a. e-goverment upaya pemerintah untuk berhubungan dengan negara lain ataupun masyarakat melalui media online. (.go)
3. Ekonomi:
a. e-commerce
4. Agama:
a. dakwah online, dll.
Kamis, 11 November 2010
True Story
11-11-10
Selasa, 09 November 2010
Today
Senin, 08 November 2010
Reading Examination
this day, an Examination for only number 1 until number 11, and after third... it's my turn!. I was very nervous. On Reading Examination, I must read an Article, the title is 'Copet'. After I finished, I wish no many fault I did there.
My Own Super Hero
Cibubur, 8 November 2010.
Minggu, 07 November 2010
Renattha Alice Hansorre
Padahal aku hanya ingin berteman dengan mereka… kini, hidupku bagai didalam surga yang tak tampak, hidupku di iringi banyak kemewahan, tetapi aku tak dapat menikmatinya sedikitpun.
Hidupku penuh tangis, setetes demi setetes air selalu keluar dari kelopak mataku… menghiasi hidupku.
Kini aku baru saja melewati masa masa terberat dalam hidupku, yaitu UASBN… di saat aku harus belajar dengan keras ditengah cemoohan dari teman temanku.
Kini, aku berharap harap cemas… aku sedang menuju kelas baruku di sekolah yang berbeda… ‘semoga saja di sekolah ini hidupku tak sengsara seperti di SD…’ pikirku…
Aku segera memasuki kawasan kelas 7A, kelas khusus untuk anak anak pintar. Sebenarnya aku tak mau dibedakan, aku ingin di kelas 7b, 7c, atau 7d. Tapi itu karena desakan dari pihak sekolah. Ya… akhirnya aku nurut deh L.
Saat aku ingin duduk… “hei… kamu Renattha Alice Hansorre ya??, boleh kenalan gak?” sapa seseorang di belakang kursiku.
Akupun menghela nafas senang, “eh... iya, boleh… namamu siapa?” tanyaku. “na..na.namaku Relizha Marshanda panggil aja Lizha… aku bisa panggil kamu siapa?”
“gak usah gagap gitu kali… panggil aja Natha…”
“oh… Natha, aku penggemar beratmu… boleh minta tanda tangan gak??” ujar Lizha sambil mengulurkan sebuah notes imut. Aku pun tersenyum tulus seraya mengambil notes yang tadi diserahkan oleh Lizha…
‘sret, sret, sret’ “nih Lizha, makasih ya..” kataku senang sambil mengembalikan notes milik Lizha itu…
“Natha, harusnya aku yang bilang terima kasih… berkat kamu, aku dapat sesuatu yang kumau sejak kecil” kata Lizha sambil tersenyum simpul, sengumannya sangat manis sehingga membuatku begitu senang.
“kamu manis banget sih…” godaku sambil tertawa, asyik banget ya punya teman…
“hehehe… kamu bisa aja…” jawabnya. Pipinya yang manis itu terlihat lebih manis karena pipinya yang memerah malu.
‘Kring… Kring… Kring...’ bel pun berbunyi 3 kali, tandanya kami semua harus memulai pelajaran… pelajaran pertama, matematika pun di mulai. Pertemuan pertama, kita belum belajar dulu… masih perkenalan. Guru matematika gokkil banget deh… namanya Mr.Reza
Saat istirahat tiba… “Natha, ke kantin bareng yukk… sama mereka berdua..” ajak Lizha sambil menarik tanganku… 2 anak sebelah Lizha pun mengikutinya. “oke deh…” ujarku senang.
Sesampainya di kantin, kami pun langsung memesan dan menyantap makanan yang telah dipesan…
Saat makan…“hai… boleh tau gak, nama kalian siapa?” ujarku kepada dua anak yang Kayaknya sih… temannya Lizha…
“boleh, kenalin… namaku Michelle, dan dia Rena. Kami dulu satu sekolah sama Lizha. Eh, ngomong ngomong, kamu Renattha Alice Hansorre ya??” Kata anak cantik berambut pirang yang mempunyai nama Michelle itu
“oh.. pantes aja kalian akrab banget. Iya, aku Renattha Alice Hansorre, panggil aja Nattha.”, jawabku.
“eh… masa? Kita penggemar beratmu lho…” “makasih… hehehe”
selesai makan makan, kami pun kembali ke kelas untuk mengikuti pelajaran.
“Kringggggggggggggggggggg…..” bel berdering panjang, tandanya, kami harus segera pulang ke rumah masing masing.
Aku, Lizha, Michelle,Rena pun langsung menuju ke tempat parkiran sekolah kami, SimenHiS bersama sama.
“
Aku dijemput oleh supir pribadiku. Sehabis menutup pintu, mobil limosin yang berplat nomor ‘A l1 CE’ pun melaju dengan kencang.
‘fyuh… hari yang melelahkan, tapi sungguh indah!
I Love Cat!
Hi there! Kenalin, namaku Retha… kini aku sedang duduk di kelas 3 SD ElShOJ (
Tetapi dari sekian banyak hewan yang ku pelihara, ada beberapa hewan yang tidak ada di… yah, bisa dibilang kebun binatang rumahku.
Yaitu kucing dan anjing, aku tidak menyukai 2 hewan rumahan itu… mungkin terlihat aneh bagi kalian, tetapi… kalau itu kenyataannya, ya bagaimana lagi…
*****
Nah, kalau anjing… sampai sekarang-pun aku takkan pernah mau menyukainya. Tapi kalau kucing… aku punya cerita nih, tentang sebuah kejadian yang membuatku sedikit-sedikit menyukai seekor ‘Kucing’ mau tau ceritanya? Baca sendiri oke?
Oh iya, sedikit info, kalo aku gak suka ‘anjing’ itu karena aku gak berminat sama sekali… tapi kalau kucing karena kucing tetanggaku suka nyuri makan siangku yang ada di dapur…
*****
Tibalah hari yang ku tunggu tunggu, hari ulang tahunku! Yup! Hari ini, aku berharap mendapatkan 2 hamster kecil… karena aku memang belum mempunyai seekor hamster pun…
“Maaa… ayo berangkat… jangan nyampe telat..” ujarku kepada mama yang belum juga selesai berdandan, padahal aku udah mandi, sholat, dandan, dan menyiapkan segala bawaan yang pastinya perlu dibawa.
Beberapa lama kemudian, mama keluar dari kamar “dek, mama udah selesai… yuk berangkat” “oke..” aku pun menghela nafas, ‘akhirnya… selesai juga…’
Kami berdua (aku dan mama) pun segera berjalan menuju garasi… karena merasa di Tunggu kedatangannya oleh ayah dan kakak (ce-ilee kaya’ apaan aja yaa :D).
Sesampainya di garasi, kami sekeluarga pun akhirnya berangkat menuju sebuah restaurant yang tidak jauh dari taman safari
Di mobil… “Retha, kamu hari ini cantik banget sih… tumben, biasanya jelek..”, sindir kakak perempuanku, kak Vitha.
Wajahku pun dalam sekejap berubah menjadi merah merona, “makasih atas sindirannya” kataku balas menyindir… akhirnya kami pun main sindir-sindiran.
Sesampainya disana, “silahkan masuk ke ruangan itu dek…” kami sekeluarga disambut baik oleh pelayan restaurant dan dipersilahkan masuk ke blok A (blok khusus yang disediakan untuk berbagai kegiatan seperti ulang tahun. Yang terdiri dari beberapa kursi dan ada juga panggung mini di ujung-nya.)
Saat masuk, di dalam sudah ada keluarga dekatku seperti, saudara, nenek, kakek, tante, om, dan tidak lupa teman-teman dekatku. Gak banyak banyak banget sih, kira kira jumlah yang datengnya 30.
Dateng dateng, aku disuruh duduk di kursi VIP (kursi khusus buat yang lagi ulang tahun).
Akhirnya kakakku (Pembawa acara) yang juga presenter cilik itu, memulai acara “Hai semua… Apa kabar??” ‘baikkkk’ “kalau boleh tau nih… siapa yo… yang lagi ulang tahun??” ‘Rethaa’ “oke, Retha, naik deh…” “iya kak…” jawabku “ buat yang mau ikut, nyanyian lagu happy birthday yuk… buat tamu special kita…”
“happy birthday to you… happy birthday to you… happy birthday happy birthday… happy birthday to you…” nah, sekarang coba nyanyian lagu tiup lilin ”tiup lilinnya… tiup lilinnya… tiup lilinnya sertamulia… serta mu..li…aa… serta mu… li…a…”
Aku pun meniup lilin yang ada di depan mataku, kuenya coklat, kaya’ ada keranjang bayi yang ada bayinya di atasnya, terus pinggirannya ada vla putih…
“Nah, sekarang bagian motong kue… gak usah dinyanyiin ya.. lama, oke… langsung aja…” aku dibantu kakakku yang berumur 13 tahun itu pun memotong kue yang terlihat lezat tersebut… lalu berganti-gantian membagikan potongan kue itu… untung aja kuenya ada 2, jadi gak kurang deh…
“udah pada dapet kuenya? Oke... kalau udah abis, jangan lupa dimakan ya… nasinya, nanti sayang deh kalo gak abis….”
Beberapa lama kemudian…
“udah selesai
*****
kami yang merasa masih anak anak pun berkumpul di depan panggung kecil itu sambil membentuk lingkaran besar. kakak juga ikut, kakak
terlihat kakak membawa 1 plastik besar yang mungik berisi hadian-hadiah kuis…
kakak pun mulai melanturkan berbagai pertanyaan, satu pertanyaan yang membuatku menyukai kucing… “kalian pasti tau
“nah, sekarang kakak punya pertanyaan tentang binatang, apa binatang yang paling lucu Menurut kalian??”
‘kucing…’ “kalo yang paling jinak?” ‘kucing…’ “kalo yang paling sering ada di rumah rumah?” ‘kucing’ “nah, terus 1 pertanyaan, tunjuk tangan yaa… yang duluan dapet hadiah… oke?
“Jadi… Kesimpulannya, apa hewan kesukaan kalian??”
Semua pun langsung tunjuk tangan… salah satu anak pun ditunjuk oleh kakak… namanya Cecha… dia jawab…. ‘kucing!’
aku penasaran, apa sih istimewanya kucing? Pikirku… lalu….
“temen-temen, kalian tau gak hewan kesukaan kak Retha?” macem2 jawabnya, ada yang jawab ‘ular’ ‘orang utan’ ‘kucing’ dsb… tapi kalo di presentase-in 75 % jawab kucing!! Aneh
“ya… salah, yang bener… kelinci…” jawabku nyelonong…
Oke, selesai acara, kita semua pulang… aku masih bingung, kok pada suka kucing ya? apa bagusnya? Suka nyuri makanan aku kok…
*****
Nyampe rumah, aku langsung membuka kadoku satu persatu, ajaib! Semuanya ngasih aku sesuatu yang berhubungan dengan hewan… kaya’ sisir kelinci/kucing, kandang hamster plus hamsternya 2… makanan hewan, hiasan akuarium, ikan plus akuariumnya… dsb…
Tapi yang bikin aku terkejut… sampe rumah tadi… ada paket kiriman berupa kandang hewan yang besarrrrr banget plus kucing rumahan 3… kalo dipikir pikir…. Lucu juga ya, hehehe :)
Kamis, 22 Juli 2010
Rabu, 21 Juli 2010
Asal-Mula baju Mini-Big
Jika kita tanya kepada semua orang di seluruh pelosok dunia tentang baju Mini-Big, pasti tidak akan dijawab dengan kata-kata, ‘tidak tahu’ ‘kurang tahu’ dan sebagainya. Karena baju mini-big sudah terkenal di seluruh dunia.
Semua orang percaya, baju Mini-Big berasal dari seseorang yang bernama liza, mula-mulanya dia adalah seorang karyawan dari toko butik terkenal yang bernama butik fashion.
Butik fashion sangat laris, tapi sayangnya hanya memuat ukuran sedang orang dewasa, banyak pelanggan mengeluh karena tidak disediakan baju ukuran anak.
Sampai suatu hari Pemilik toko dan para karyawannya rapat, salah satu karyawannya yang bernama liza mengusulkan, ia mempunyai sahabat seorang peri, ia mengatakan bahwa ia akan memohon kepada sang peri.
Malamnya, liza memohon kepada sang peri agar memberikan ide. Sudah berpikir lama, sang peri pun mengusulkan untuk pergi ke butik tersebut dan mengucapkan mantra, lalu kembali pulang.
Esok paginya liza kembali bekerja, ada pelanggan yang membutuhkan baju anak-anak, “Silahkan Pakai saja yang itu!” “ apa kamu gila?, anak saya di suruh memakai baju orang dewasa??” “tolong bu, ikuti kata saya, saya minta tolong supaya ibu percaya kepada saya, ibu harus percaya, saya tidak akan pernah mau mengecewakan ibu.” Akhirnya ibu itupun pergi mengganti pakaian anaknya. Ketika ibu itu keluar bersama anaknya seperempat pelanggan terkejut, karena pakaian yang dipakai itu sangat cocok di badannya. Sejak saat itu Butik fashion sangat laris dan menjadi pusat perhatian pertama bagi wisatawan asing yang datang ke
‘Everythink is OK!’.
Sejak tahun 2008 butik A’DD lengkap dengan berbagai pakaian kostum drama dan berbagai kostum lainnya, tidak hanya pakaian saja yang dijual disana buku-buku dan makanan-makanan juga dijual di
Manfaat sebuah ketidak sengajaan
Aku termasuk anak yang sibuk, pagi sekolah, siang buat cerita, sore shooting, and malem dapet e-mail and
siang itu, aku lagi tidak ada shooting, karena tidak ada kerjaan aku menulis sebuah cerita, yang berjudul, impian warna warni, dan cerita seru lainnya, pas saat aku menyelesaikan cerita-ceritanya yang berjumlah 10 cerpen, tiba-tiba,….. “ayalla….., ayalla……, cit-cuit…” bunyi bell kamar ku berbunyi, sengaja aku membuat bell kamarku dengan rekaman suaraku memakai buzzer. “siapa ya???” “ini chika, kiky, dan riska.” “oh..” aku pun membuka pintu “ada apa?” “main yuk…” “ yuk! Kebetulan nih aku lagi gak ada kerjaan.” Mereka pun bermain, sepulang bermain, papaku udah pulang, aku menuju kekamar untuk membuat cerita lagi, karena aku udah keburu seneng nulis cerita. pas di kamar aku sewot melihat 10 cerpenku hilang di meja belajar ku aku sewot karena aku sudah capek-capek membuat cerpen itu, selagi pusing-pusing, tiba-tiba kamarku diketok oleh papa, “ada apa pa?” kataku, “cerpennya udah papa masukin ke kotak
mengingat-ngingat.) oh iya… hmm.. sebenernya sih aku emang mau kirimin ke kkpk, ”aku menjawab dengan malu-malu.” Satu minggu berlalu, saat disekolah……, seperti biasa aku menaruh
tas di atas locker ku. Tiba-tiba, ….. “ayalla!, Abis buat bu…ku ya…” kata riska, “ehm..hm…iya…kok kamu tau?” “ya baca buku lah!” “eh…memangnya udah diterbitin ya??”kataku bingung “ya iyalah masa ya iya dong! Aku itu sekolah masa kamu itu sekodong!!!” (kami berdua pun ketawa) “eh memangnya kamu gak tau???” “i…ya”
sejak itulah aku jadi semangat menulis akhirnya aku sangat sibuk.




